Menaruh Pengharapan Pada Kristus

Viewed : 922 views

RENUNGAN
1 Korintus 15:19
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

Dimanakah dan apakah harapan hidup kita sesungguhnya?

Setiap hari kita berjuang agar hidup kita menjadi lebih baik. Memang harus begitu. Biarlah cita-cita kita tetap terpelihara dan upayakan serta buat jalannya.

Tetapi itu sajakah?

Rasul Paulus katakan bahwa jika dalam hidup sementara ini saja kita berharap… kita ingin menikmati dunia ini sepuasnya… itu saja tanpa berkelanjutan… maka kita adalah orang yang paling malang.

Untuk menuliskan hal ini saya haruslah minta maaf… bahwa jika kita berharap dan berjuang sekedar berjaya di dunia ini, maka secara prinsip apa bedanya kita dengan mahluk hidup lain yang bukan manusia? Apa bedanya kita dengan binatang kesayangan peliharaan kita? Bukankah mereka berjuang juga sama seperti kita? Merekapun minum dan makan. Setelah itu sudah… selesai.

Oleh sebab itu mari kita berjuang dengan gigih untuk segudang cita-cita kita. Akan tetapi paling tidak ; sama bahkan lebih gigih lagi semestinya kita hidup untuk hal-hal yang kekal. Hidup kita tidak stop di bumi ini saja, namun berlanjut dalam keabadian. Itulah mestinya yang ada dalam hati dan pikiran kita. Biarlah 1 Korintus 15:19 mengingatkan kita terus akan hal ini.

Selamat belajar.
Selamat bekerja
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menyertai kita hingga kekekalan. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments