Lukas 2:29-32
“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.”
Simeon merasa puas setelah melihat bayi Yesus. Dia berkata sudah rela pergi karena telah bertemu Yesus, meski saat itu Yesus masih bayi kecil. Simeon selama ini menantikan Mesias yang telah dijanjikan itu. Simeon lega sebab telah berjumpa Yesus.
Meski kita tidak betemu Yesus secara fisik seperti Simeon, namun kita sungguh merasa lega. Kita telah mendapat keselamatan seperti apa yang dirasakan Simeon.
Dalam hidup ini, masih banyak hal-hal yang kita tunggu dan nantikan yang behubungan dengan rejeki kita, hasil karya kita, cita-cita besar kita, dan sebagainya. Akan tetapi hal utama dan terpenting sudah kita dapatkan di dalam Yesus.
Kedatangan Kristus yang kita ekspresikan dalam perayaan natal merupakan sukacita kita karena Yesus telah lahir dan kita telah berjumpa dengan dia. Kiranya kitapun dapatlah berkata seperti Simeon, “Aku bersyukur dan bersukacita karena aku telah berjumpa dengan Kristus!”
Kepuasan kita setelah berjumpa dengan Yesus kiranya memotivasi dan mendorong kita melanjutkan hidup ini untuk mewujudkan apa yang baik, indah dan mulia. Terutama juga adalah agar melalui hidup kita, orang lain juga dapat bertemu Yesus dan merasa lega beroleh pengampunan. Itulah mestinya terjadi dalam hidup kita.
Mari kita wujudkan !
SELAMAT HARI NATAL
Tuhan telah memberi kelegaan dan kepuasan kepada kita.
Sambutlah !
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




