Kamu Telah Dilahirkan Kembali Bukan Dari Benih yang Fana

Viewed : 704 views

1 Petrus 1:23
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Banyak orang yang sudah lama menjadi orang Kristen, bahkan dilahirkan dari keluarga Kristen, tetapi merasa tidak dapat bertumbuh dan tidak dapat menikmati keyakinan mereka sebagai orang Kristen.

Mereka berputar-putar dan berkutat di sekitar kehidupan rutin tanpa makna. Jalan di tempat.
Hidup mereka dikungkung dan dibatasi oleh pemikiran sempit. Mereka hidup sebagai orang Kristen legalistik yang merasa bahwa beragama hanyalah sekedar memenuhi kewajiban saja.

Dalam prakteknya kekristenan sering dirasakan sebatas aktivitas dan belum merasakan arti sebenarnya sebagai murid Kristus.

Tuhan Yesus dengan tegas dan lugas mengatakan bahwa syarat mutlak memasuki Kera-jaan-Nya adalah dengan lahir baru… lahir kembali (Yohanes 3:3,5,7).

Sesungguhnya orang Kristen adalah kumpulan orang-orang yang telah ditebus oleh Kristus dan telah lahir baru. Salah satu ciri orang yang telah lahir baru adalah haus akan Firman Tuhan, memiliki kerinduan untuk bertumbuh. Orang yang telah lahir baru akan merasakan suatu hubungan yang indah bersama Tuhan.

Penyembahan kepada Tuhan bukanlah sekedar ritualitas saja atau sebagai suatu kewajiban serasa dipaksakan terkadang. Semestinya kekristenan dirasakan sebagai suatu kebutuhan pokok.

Lebih jauh, orang yang telah lahir baru dan bertumbuh menjadi murid Kristus, akan ada dorongan dalam dirinya untuk berbuat sesuatu kepada Allah sebagai respons ucapan syukurnya.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by freestocks.org

Comments

comments