Tetap Optimis & Memiliki Pengharapan

Viewed : 841 views

Pengkhotbah 3:11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Orang-orang optimis selalu semangat walau keadaan sulit dan seakan tak bersahabat. Orang optimis berkata, “Bila satu pintu tertutup, maka akan ada pintu lain terbuka, paling tidak akan ada jendela yang dibukakan.”

Yang menjadi masalah bagi kita adalah terlalu lama berhenti dan terpaku pada pintu yang tertutup, dan berlambat-lambat berjalan menuju pintu yang terbuka.

Tuhan memberikan kesempatan dan peluang yang baik kepada setiap orang yang tetap berjuang tanpa henti. Orang-orang suksespun sering menemui kesulitan. Ada masa pahit dan seolah menempuh jalan buntu. Tetapi kelebihan mereka adalah selalu mencoba dan terus belajar.

Orang yang berhasil sering kita lihat hanya dari sisi suksesnya. Akan tetapi tahukah kita sisi lain… bagaimana perjuangan mereka? Sungguh mereka banyak mengalami berbagai hambatan dan tantangan. Hanya saja mereka tetap melihat ke depan untuk diraih. Mereka memiliki pengharapan.

Kita juga diingatkan bagaimana Tuhan Yesus meninggalkan kemuliaan-Nya. Dia mengalami kesulitan yang diawali dengan kelahiran-Nya di tempat yang tidak layak. Namun Kristus tetap fokus kepada tujuan-Nya untuk apa Dia datang ke dunia ini. Dia menyelesaikan, mengakhiri, dan menggenapi seluruh pekerjaan-Nya dengan tuntas. Karena itu Dia
adalah teladan kita. Biarlah jejak dan teladan-Nya kita ikuti.

Sebab itu marilah kita tetap optimis dan memiliki pengharapan. Tuhan akan memberikan segala sesuatu yang indah pada saat yang tepat. Janji-Nya bagi kita adalah bahwa Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

Kiranya kita dimampukan Tuhan untuk menyelami pekerjaan yang dirancang dan dilakukan-Nya dari awal sampai akhir dalam hidup kita. Mari kita tetap memiliki iman dan pengharapan yang teguh di dalam Kristus.

Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments