Jika Merasa Kekurangan

Viewed : 27 views

Filipi 4:19
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Merasa kekurangan sering menjadi masalah dan persolan kita, misalnya merasa:
□ kurang besar pendapatan,
□ kurang baik kedudukan,
□ kurang banyak perolehan,
□ kurang tinggi jabatan,
□ kurang uang,
□ kurang dihargai,
□ kurang … … (silahkan diisi).

Adanya perasaan kurang adalah baik jika hal itu mendorong kita untuk lebih maju dan lebih berusaha; agar kita selalu berjalan ke depan. Tidak baik memang kalau kita tidak berusaha maksimalkan apa yang kita bisa lakukan. Tidak baik bila cepat merasa puas. Janganlah kita tidak melakukan apa yang terbaik dengan alasan; sudahlah… cukuplah.

Namun masalahnya: sering kita merasa kehilangan arti hidup karena selalu saja merasa kurang. Apalagi kita sampai rendah diri karena merasa di bawah orang lain… membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Akibatnya kita merasa tertekan. Penyakitpun datang. Sikap dan tingkah kita terasa aneh jadinya berakibat kita menjadi anomali di tengah orang banyak.

Kita diingatkan dan diajak merenungkan bahwa kita milik Tuhan:
♡ Tuhan mengawal hidup kita.
♡ Tuhan memberi apa yang kita butuh
♡ Tuhan memenuhi keperluan kita menurut kekayaan dan kemulian-Nya di dalam Kristus. Sungguh luar biasa!

Meski kita tidak memiliki sebanyak orang punya, tetapi karena Tuhan memberi kemuliaan dan kehormatan kepada kita… inilah poin istimewa bagi kita yang membuat damai dan bahagia.

Apapun kita miliki, bahkan bila dunia inipun miliki kita, dan semua orang membayar uang kontrak rumahnya kepada kita; tetap saja kita terus merasa kurang kalau tidak ada kemuliaan dan kehormatan Tuhan menyertai.

Doa kita…
“Tuhan, terima kasih atas kelimpahan berkat-Mu dan atas kehormatan dan kemuliaan yang Engkau berikan kepadaku, Amin”

Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menyertai kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments