Dosamu Telah Diampuni

Viewed : 388 views

Lukas 7:48-49
Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: “Dosamu telah diampuni.”
Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: “Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?”

Adakah di antara kita yang tidak pernah iri hati?
Boleh jadi saat ini ada di antara kita yang sedang iri hati?
Siapa yang mengajari kita iri hati?
Adakah kursus yang mengajarkan iri hati?
Adakah sertifikatnya?
Tidak ada!

Siapa di antara kita yang tidak pernah marah?
Mungkin saat ini kita sedang marah kepada orang-orang tertentu?
Siapa yang mengajari kita untuk marah?
Adakah pelatihan kemarahan?

Siapa yang mengajari kita untuk berbuat salah?
Kita selalu diajarkan untuk berbuat baik dan melakukan apa yang benar. Tetapi mengapa sering berbuat baik begitu sulit? Jauh lebih mudah melakukan apa yang tidak baik.

Dalam diri manusia ada kekuatan untuk berbuat apa yang disebut sebagai dosa. Potensi itu akhirnya dibuahi dalam bentuk perbuatan dosa: marah, benci, sombong, dengki, dan sebagainya.

Jadi dosa bukanlah sekedar perbuatan saja, tetapi dosa adalah potensi yang sudah mengakar dalam diri manusia. Itu yang membuat manusia cenderung berbuat dosa.

Rasul Paulus berkata, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23)
Tanpa kecuali, semua manusia sudah berdosa.

Kekuatan dosa melampaui apa yang kita pikirkan tentang dosa sebagai sekedar perbuatan. Oleh karena itu perlu kekuatan pula untuk menghapus dosa. Itulah kekuatan anugerah Allah. Kita butuh pengampunan.

Dosa tidak terselesaikan dengan perbuatan. Tetapi dosa terselesaikan dengan tuntas melalui kedatangan Yesus SANG MESIAS.

Pernyataan ini mungkin membuat orang terheran-heran dan tidak memahaminya sama seperti orang-orang di sekitar Yesus terheran-heran ketika Yesus berkata kepada perempuan yang berdosa itu, “Dosamu telah diampuni” Mereka sampai berpikir dan berkata, “Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?”

Yesus adalah Juruselamat kita. Kita bersyukur sebab dosa kita telah diampuni oleh anugerah Allah di dalam Kristus.

Walau kita merasa diri kita baik dan terhormat berasal dari keturunan orang baik-baik dan terpandang, namun posisi kita sama saja dengan perempuan berdosa itu. Kita butuh pengampunan. Kita butuh Yesus yang berkata secara pribadi kepada kita, “DOSAMU TELAH DIAMPUNI.” Itulah kata-kata terpenting yang perlu kita yakini untuk kita imani. Kata-kata itu hanya Tuhan Yesus yang bisa memberikannya. Tidak ada yang lain!

Bagi kita yang sudah menerima Tuhan Yesus yang telah berkata kepada kita dosamu telah diampuni, marilah kita terus bertumbuh semakin mengenal Dia yang telah berkata seperti itu. Kita juga dipercayakan menyampaikan kata-kata Yesus itu. Sampaikanlah!, walau orang terheran-heran. Yang penting sampaikan dengan penuh kasih.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 4 on Meta AI

Comments

comments