Mari Kita Hadapi Masalah Dengan Allah

Viewed : 519 views

Mazmur 130:7
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.

Jangan membiarkan masalah melekat terlalu lama dalam pikiran dan hati kita. Sebaliknya biarlah masalah dan pergumulan yang sedang dialami menjadi landasan bagi kita melangkah ke depan. Sering masalah dipakai Tuhan sebagai batu pijakan bagi kita untuk melangkah maju.

Masalahnya adalah bagaimana agar kita mampu?

Jawabannya adalah mari kita hadapi bersama dengan Allah. Kita tidak akan mampu berjalan sendiri sebab boleh jadi beberapa persoalan sering datang sekaligus dan sangat besar melebihi kemampuan kita.

Tuhan Yang Maha Baik yang akan menolong kita untuk dapat melewati semua pergumulan dan menjadikan kita naik ke atas. Pengharapan kepada Tuhan tidak akan pernah sia-sia. Pengharapan itu memberi damai yang tak ternilai.

Tuhan berjanji untuk melindungi kita. Dia tidak sekedar berjanji, tetapi dia mampu untuk melakukan janji-Nya dengan tepat. Hanya saja memang kita perlu bersabar menanti penggenapan janji Allah.

Waktu Allah bertindak sering tidak sama dengan waktu kita, tapi yang jelas adalah bahwa Allah akan selalu memberikan pertolongan tepat pada waktunya. Karena itu berharaplah kepada Tuhan.

Di dalam Tuhan senantiasa ada solusi dan jalan ke luar. Dia memberi kelegaan kepada kita.

Mari kita berseru kepada Tuhan seperti kata Pemazmur, ”Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.”

Selamat Hari Minggu
Selamat beribadah
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 3.2 on Meta AI

Comments

comments