Bapa yang Baik Kepada Anak-anaknya

Viewed : 361 views

Mazmur 103:13
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia

Tentu saja kita tidak mengatakan bahwa Allah memiliki gender laki-laki. Allah tidak dapat disamakan dengan manusia yang memiliki gender laki-laki atau wanita. Hanya saja kita menyapa Allah sebagai Bapa seakan Dia laki-laki. Hal ini karena Allah adalah bagaikan Bapa yang dengan kuasa dan otoritas-Nya menjaga, melindungi dan memelihara kita. Allah berwibawa mengatur segala yang ada. Itulah hakekat Allah sebagai Bapa.

Bagaimana dengan kaum bapa?
Bagaimana kita sebagai seorang bapa terhadap anak-anak kita?
Bagaimana kita sebagai anak merasakan figur bapa kita?

Seorang bapa yang baik sering tidak terlalu peduli dengan dirinya. Dia bekerja keras berjuang demi kebaikan anak-anaknya.

Tanpa kenal lelah, seorang bapa berusaha bagaimana agar kebutuhan keluarga, khususnya untuk anak-anaknya terpenuhi. Di samping itu, bagi seorang bapa: asal perilaku anak-anaknya baik dan tercukupi kebutuhannya, dia merasa bahagia. Bapa yang baik akan terus berjuang, bekerja, dan berusaha demi seisi rumahnya.

Seorang bapa yang baik, akan selalu mengingatkan anak-anaknya untuk berperilaku baik. Memiliki moral yang mulia. Untuk itu, seorang bapa berdoa agar Tuhan bekerja sehingga anak-anaknya menjadi anak yang takut akan Tuhan.

Seorang bapa yang baik akan mendoakan dan menegakkan apa yang baik untuk seisi rumahnya, terlebih bagi anak-anak yang menjadi tanggung jawabnya selaku bapa.

Kalau seorang anak memahami kasih sayang bapanya, hal ini akan menolong dia untuk dapat lebih memahami kasih Allah Bapa terhadap dirinya. Begitupun juga; seorang bapa yang baik akan lebih memahami bagaimana Allah Bapa mengasihi dirinya; bagaikan dia mengasihi anak-anaknya.

Tetapi juga harus diingat; bahwa Allah juga bagaikan bapa yang mendisiplin anak-anaknya. Kasih seorang bapa haruslah juga sejalan dan dikuti dengan didikan yang membangun yang mungkin “menyakitkan” bagi anak-anaknya.

Aturan demi aturan dan hukum Allah sangatlah penting. Berusahalah oleh kuat kuasa Roh Kudus untuk hidup patuh dan taat kepada firman Allah. Prinsip firman-Nya mesti dipahami, diresapi, dan dilakukan.

Dalam kasih sayang-Nya sebagai Bapa, Dia ingin agar kita tidak sekedar melakukan aturan dan ritual yang disuruh-Nya, tetapi Dia berharap dan menanti buah kehidupan kita. Mari kita taat, tunduk, dan takut serta hormat akan Tuhan.

Selama Hari Minggu.
Selamat Beribadah.
Selamat melayani.

Allah Bapa di dalam Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments