Selalu Menabur Apa yang Baik Kepada Siapapun

Viewed : 431 views

Pengkhotbah 11:6
Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.

Ada beberapa biji dari buah jeruk nipis yang ditabur di halaman belakang rumah, tetapi hanya satu pohon saja yang kemudian tumbuh dengan baik. Lainnya hancur begitu saja tanpa bekas. Semoga yang satu ini segera berbuah.

Pengalaman kita mungkin…
Dari sekian banyak hal baik yang ditabur dalam hidup ini, namun hanya beberapa saja yang ada hasilnya untuk dapat dinikmati membesarkan hati.

Walau begitu…
Kita diingatkan agar selalu menabur apa yang baik kepada siapapun meski kita sendiri tidak sempat atau tidak perlu berpikir dan tidak usah berharap untuk menuai apa yang ditabur itu. Ikhlas dan tulus. Yang penting adalah bagaimana kita berupaya melakukan apa yang baik, sedangkan memperoleh apa yang baik adalah adalah urutan selanjutnya.

Mungkin yang bisa kita tabur adalah tegur sapa yang baik, kata-kata yang membangkitkan semangat, menyampaikan firman Tuhan untuk meneguhkan iman, berbagi rejeki, mendoakan orang, dan sebagainya.
Banyak!
Pasti kita bisa!
Ada pada kita meski tidak semua!

Ayat di atas mengatakan agar kita tetap menabur. Jangan hilang semangat dan jangan pernah berhenti untuk berpikir, berencana dan melakukan apa yang bermanfaat bagi orang lain dan bagi diri sendiri.

Tuhan memberi kesempatan bagi semua orang untuk menabur apa yang berfaedah, namun tidak semua bergerak melakukannya.

Mari kita memandang bahwa alasan mengapa Tuhan masih memberi nafas, dan Dia masih ijinkan kita hidup…. adalah agar kita terus menanam apa yang baik dan apa yang berguna. Agar kita memuliakan Dia dan hidup mengabdi serta melayani melalui panggilan hidup kita sesuai kapasitas yang Tuhan beri.

Tuhan akan senantiasa membuka jalan bagi kita untuk menjadi berkat dan memberkati sesuai talenta dan karunia yang Allah anugerahkan kepada kita.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments