Berharganya Nyawa Kita

Viewed : 354 views

Matius 16:26
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Apakah kita merasa berharga?
Apa yang membuat kita merasa berharga?
Apa yang sedang kita cari-cari dan lakukan sebagai upaya untuk mewujudkan harga diri kita?

Dalam Matius 16:26, Tuhan Yesus menekankan bahwa yang paling beharga dalam diri kita adalah nyawa dan jiwa kita. Jiwa kita lebih berharga dari dunia ini.

Suatu saat yang telah dijadwalkan Tuhan, nyawa kita akan berpisah dengan tubuh dan daging ini. Daging kita akan menjadi unsur tanah. Tulang kita mungkin menjadi unsur batuan. Boleh jadi bahwa di antara kita, tubuhnya kelak menjadi fossil, dan dipajang di museum untuk dipelajari para ahli, atau ditonton orang-orang dengan harga tiket tertentu. Tetapi pertanyaan penting adalah: “Ke mana jiwa kita?”

Kabar gembira bagi kita; bahwa jiwa kita akan selamat dan aman bersama Kristus, dengan syarat bila kita percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Karena itu mari kita bersyukur atas keselamatan jiwa kita di dalam Yesus. Seberapa sibukpun kita, janganlah lupa agar dari hari ke hari kita semakin betambah-tambah dalam pengenalan akan Yesus Kristus. Kita akan bertemu dan bertatap muka dengan Dia… kekasih jiwa kita.
T e r p u j i l a h Tu h a n !

Selamat beraktifitas
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menjaga kita hingga akhirnya kita bersama Dia dalam keabadian. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Alex Shute on Unsplash

Comments

comments