Menjadi Penonton Ataukah Pelaku?

Viewed : 398 views

Filipi 4:13-14
Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Setelah kejuaraan atau pertandingan selesai, yang menang mendapat piala kemenangan dan hadiah lain yang menarik.

Tentu saja yang mendapat hadiah hanyalah yang bermain, karena mereka yang terpilih dan bersedia serta setia berlatih selama ini. Merekalah yang layak menerima penghargaan. Para penonton tidak menerima hadiah, karena mereka hanya sebatas penonton dan pemberi komentar.

Saat pembagian hadiah berlangsung, penontonpun hanya menonton saja dan memberi tepuk tangan meriah gegap gempita.

Pekerjaan Tuhan dalam pelayanan sungguh banyak, akan tetapi sedikit yang bersedia sebagai pelaku untuk melayani. Selebihnya orang menonton dan memberikan komentar.

Saat Allah datang kelak, Dia akan menggenapi janji-janji-Nya. Dia memberikan hadiah serta penghargaan kepada yang patut menerimanya yaitu mereka yang sungguh-sungguh memenuhi panggilan-Nya.

Yang hanya menonton, saat itupun akan menonton saja dan barangkali menyesal mengapa selama ini tidak menjadi pelaku dan menyia-nyiakan waktu tidak berbuat sesuatu bagi Dia.

Kita termasuk manakah?
Penonton ataukah pelaku yang setia dan sungguh-sungguh?

Selamat Hari Minggu.
Selamat Beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singraimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by victor217 on Freepik

Comments

comments