Jangan Menjadi Tamak

Viewed : 609 views

Lukas 12:15
Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”

Padanan kata tamak adalah rakus dan serakah. Mungkin ada lagi kata lain. Kata itu tidak enak didengar, apalagi kalau kata tersebut dikenakan melekat kepada seseorang, dia bisa protes dan marah; walau boleh jadi bahwa dia memang seperti itu.

Tamak sering diartikan sebagai keinginan berlebihan atas sesuatu, dalam hal ini adalah harta. Ini sesuai dengan yang dikatakan Yesus dalam ayat di atas, yaitu disinggung soal harta.

Tamak artinya juga adalah tidak pernah puas. Ingin meraup segala sesuatu. Jadi harus jaga diri dan waspada. Tuhan Yesus sendiri yang langsung berkata tentang hal ini, jadi sungguh penting. Harus dicermati!

Menjadi kaya tentu sangat boleh dan dipersilahkan dengan cara yang baik dan benar. Siapapun pasti mau jadi kaya. Selalu terbuka cara dan jalan untuk jadi orang kaya. Harus kerja keras. Ini baik. Lihat dan gunakan peluang yang ada. Perhatikan talenta dan kemampuan yang ada. Jangan juga paksakan diri.
Kalau bisa… maju jalan!
Jangan jalan di tempat.
Bagaimana?
Siap?
Tetapi diingatkan: JANGAN menjadi tamak… JANGAN menjadi rakus… JANGAN menjadi serakah! Ini syarat utama bagi siapapun yang ingin kaya. Tuhan Yesus ingatkan dan perintahkan ini. Jadi ikutlah apa kata-Nya!

Mari kita bekerja rajin, tekun dan semangat bekerja dan berusaha, terlebih bagi yang ingin kaya raya dan banyak harta. Jadilah orang kaya yang bermurah hati dan berbelas kasih. Hemat boleh, tapi jangan pelit! Bersyukurlah dengan kekayaan harta dan kekayaan dalam bentuk lain sebesar apapun itu, sebab itu semua adalah titipan Tuhan untuk dikelola dengan baik dan bijak.
Semoga!

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Selamat bekerja.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati serta menolong kita untuk dapat mengelola apa yang Tuhan titipkan dan percayakan kepada kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by wayhomestudio on Freepik

Comments

comments