Bangsamu Telah Rusak Lakunya

Viewed : 347 views

Keluaran 32:1, 7
Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: “Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir — kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia.”
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya.

Bangsa Israel yang sudah merasakan banyak keajaiban Tuhan; secepat itu mereka berlaku tidak setia kepada Tuhan.

Mereka ragu apa yang terjadi dengan Musa yang memimpin mereka. Sudah terlalu lama mereka rasa Musa di atas gunung. Sebab itu mereka beralih. Dibuatlah anak patung lembu emas. Mereka menyembahnya.
Tragis!

Apa yang dilakukan bangsa Israel sungguh menjadi kekejian di hadapan Allah. Tuhan mengatakan perilaku mereka rusak. Sebab itu Musa disuruh segera turun dari gunung. Terjadi keadaan gawat darurat.

Apa yang terjadi atas bangsa Israel tersebut menjadi pembelajaran bagi kita. Keraguan dan bimbang kepada Tuhan sering menjadi awal orang tidak berlaku setia kepada-Nya. Banyak yang terjadi seperti itu. Bahkan banyak orang tidak lagi percaya dan meninggalkan keyakinannya.
Terjadi krisis keyakinan!
Terjadi gawat darurat.

Mungkin kita tidak seekstrim bangsa Israel yang secara terbuka dan jelas nyata menggantikan posisi Tuhan dengan patung anak lembu emas; namun sering hati kita menjadi dingin kepada Dia. Hubungan dengan Tuhan tidak lagi hangat.

Banyak hal yang dapat terjadi jika seseorang mengalami krisis keyakinan. Perilaku dapat menjadi berubah ke arah negatif. Kepada bangsa Israel Tuhan sebut sebagai: telah rusak lakunya. Kiranya janganlah terjadi kepada kita sebutan Tuhan kepada bangsa Israel itu. Sebaliknya biarlah iman dan keyakinan kita tetap teguh bertumbuh dan kuat.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Selamat bekerja.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati serta menolong kita untuk tetap hangat dan setia kepada Dia. Kita tetap berada dalam jalan-Nya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by CCXpistiavos from Pixabay

Comments

comments