2 Korintus 3:2
Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.
Sebagai apa kita dikenal dan diketahui orang?
Jawabaan atas pertanyaan ini sangat bergantung kepada perilaku kita. Bergantung kepada keseharian bagaimana kualitas relasi kita dengan orang lain.
Mungkin kita dikenal sebagai sosok orang yang sabar. Mungkin juga kita dikenal sebagai orang yang jujur. Boleh jadi kita dijuluki sebagai orang yang emosional. Mungkin kata orang kita orang yang dapat dipercaya dan bertanggungjawab. Dan sebagainya
Walau tidak baik melabel orang, namun orang lain yang melabel kita.
Rasul Paulus tekankan dan katakan bahwa kita adalah surat Kristus. Hidup kita dibaca orang lain.
Oleh sebab itu mari kita hidup membawa diri sedemikian rupa, sehingga orang dapat melihat dan membaca kita sebagai surat Kristus. Biarlah Allah dimuliakan melalui huruf-huruf, kata-kata dan kalimat hidup kita sebagai surat Kristus.
Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Tuhan Yesus beserta kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Pixabay




