Pengalaman Pahit Sebagai Jalan Untuk Lebih Kuat dan Tangguh

Viewed : 612 views

Ayub 10:12
Hidup dan kasih setia Kaukaruniakan kepadaku, dan pemeliharaan-Mu menjaga nyawaku.

Kalau mendengar atau ingat nama Ayub, kita biasanya cenderung ingat akan sosok seorang penuh derita.

Penderitaan Ayub sungguh luar biasa. Dimulai dengan kehilangan harta benda, kehilangan anak-anaknya, menderita penyakit, istri yang tidak mendukung.

Bahkan sahabat Ayub yang datang untuk menghibur dan menguatkan, serasa menghakimi. Ayub sepertinya berdebat seru dengan para sahabatnya itu.

Banyak pengalaman orang-orang dalam derita… dalam ujian hidup yang diijinkan Allah untuk dilalui. Ada orang-orang yang berkomitmen untuk taat dan ikut jalan Tuhan, dan dalam seketika ada ujian iman datang. Ada tantangan, bahkan penderitaan.

Tetapi kasih setia Tuhan akan menjaga kita. Allah memakai pengalaman pahit kita sebagai jalan untuk kita lebih kuat dan tangguh.

Tuhan menjaga dan melindungi setiap anak-anakNya, meski hati kecil sering berkata seolah kita dalam bahaya dan gentar. Tuhan memperlengkapi orang-orang pilihan-Nya.

Kita tidak akan pernah dapat menyelami sepenuhnya kasih Allah, tapi kita dapat merasakannya karena kasih-Nya nyata.

Perhatian Allah tertuju kepada kita yang sungguh-sungguh menyerahkan hidup kepada-Nya, sehinga kitapun juga dimampukan untuk mengimani dan berkata, ”Tuhan, kasih setia dan rahmat yang Engkau berikan, serta pemeliharaan-Mu akan terus menjaga hati dan pikiran, bahkan nyawaku.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Karolina Grabowska

Comments

comments