2 Timotius 4:3
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
Firman Tuhan sering dirasakan sangat menusuk dan tidak menyenangkan. Kita sering kurang rendah hati menerima kebenaran firman. Kerendahan hati menerima teguran Firman Tuhan sangat perlu untuk membawa kita kepada pertobatan sejati.
Ingatlah Daud yang merendahkan dirinya ketika ditegur nabi Natan. Daud berseru, “Aku sudah berdosa kepada TUHAN.”
Sebaliknya Saul tidak suka ketika dirinya ditegur Tuhan melalui Samuel. Hasilnya: Daud berkenan di hadapan Tuhan, tetapi Saul ditolak.
Kita diingatkan untuk membuka hati seluas-luasnya menerima didikan yang bersumber dari firman Allah. Kita haruslah dapat menerima dan menghargai kebenaran firman Tuhan.
Sama halnya dengan obat, meski rasanya pahit, tapi harus dimakan bila ingin sembuh. Meski firman Tuhan sering terasa pedas dan menyakitkan, tetapi baik untuk kesehatan jiwa kita. Baik untuk menuntun kita ke dalam kebenaran.
Marilah kita senantiasa membuka diri untuk diisi kebenaran firman Tuhan. Kita menerima ajaran sehat. Jangalah kiranya mendengar firman Tuhan hanya sekedar untuk memuaskan keinginan telinga semata, namun firman-Nya sungguh mengubah pandangan dan sikap hidup kita.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Tima Miroshnichenko




