Berubah Menjadi Lebih Baik

Viewed : 3,793 views

Roma 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Seiring dengan perjalanan waktu yang begitu cepat dan ngebut, banyak hal dalam dunia ini berubah. Diri kita sendiri akan terus berubah. Ada yang berubah menjadi lebih baik, dan ada yang berubah sebaliknya.

Rasul Paulus ingatkan dan rindukan agar kita berubah menjadi lebih baik.

Mulai dari usia tertentu tubuh jasmani kita berubah merosot. Tidak bisa dihindari. Pasti! Fisik kita menjadi lebih lemah. Rentan terhadap penyakit. Harus menghindari makanan yang kita gemari. Proses metabolisme dalam tubuh kita semakin tidak lancar. Dan sebagainya.

Di tengah merosotnya ketahanan dan pertahanan fisik kita, namun budi kita, pikiran kita, perilaku kita dapat menjadi lebih baik. Haruslah demikian. Iman kita bertumbuh dan menjadi lebih kuat. Karakter kita semakin baik. Kita semakin dewasa menuju kesempurnaan semakin serupa dengan Kristus.

Di dalam segala upaya dan usaha kita, marilah kita semakin dapat menerima kenyataan hidup, yang mungkin di luar ekspektasi kita.

Kita menikmati keberhasilan kita… dan kitapun dapat menerima gagalnya kita. Dapat menerima diri apa adanya penuh ucapan syukur kepada Tuhan yang masih mengijinkan kita hidup di bumi bulat ini.

Semua itu hanya bisa dengan kuat kuasa Roh Kudus. Jika hubungan kita dengan Tuhan intim dan baik. Jika firman-Nya menguasai kita.

Dan tentu agar hal tersebut di atas terjadi, kita harus memiliki kerinduan seperti itu. Kita melakukan bagian kita dengan penuh tanggung jawab. Kita berlaku taat. Kita mau dipimpin Roh. Dipenuhi Roh Kudus. Tidak kompromi dengan apa yang Allah tidak berkenan.

Selagi kita dapat menyaksikan matahari masih terbit di sebelah Timur dan terbenam di sebelah Barat, selagi hidup kita belum berakhir, dan di tengah kita berupaya hidup lanjut umur… biarlah kita dapat semakin menyelesaikan hidup ini dengan baik. Kita menggenapi panggilan hidup berbuah kebenaran seperti apa yang Tuhan mau untuk kita lakukan.
Jangan lalai!
Jangan abai!

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Benjamin Finley on Unsplash

Comments

comments