Yohanes 15:14
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Alangkah berharganya kita di hadapan Kristus, karena siapakah kita ini sehingga dilayakkan menjadi sahabat-Nya?
Semua orang yang telah percaya kepada Yesus menjadi satu dan diikat dalam satu hubungan yang kuat di dalam Yesus; menjadi bersaudara dan bersahabat di dalam Dia.
Persahabatan di dalam Kristus bertujuan agar kita saling menguatkan dan saling meneguhkan.
Dalam doa-Nya, Yesus tidak hanya berdoa bagi murid-murid-Nya yang dididik langsung oleh-Nya semasa hidupNya di dunia, namun juga Yesus pernah berdoa buat orang-orang percaya lainnya.
Yohanes 17:20-21
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Doa ini dimaksudkan agar kita menjadi satu dan menjadi erat. Diungkapkan Yesus agar kita menjadi satu sebagaimana Dia dan Bapa adalah satu.
Karena itu, mari kita melakukan bagian kita untuk memenuhi dan menggenapi doa Yesus dengan cara menciptakan dan memelihara kesehatian, persatuan dan kasih persaudaraan yang erat di antara kita anak-anak Allah. Mari kita amalkan itu.
1 Petrus 1:22
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.
Selamat beraktivitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by William White on Unsplash




