Lakukan yang Terbaik Sejak Sekarang

Viewed : 1,056 views

1 Korintus 3:13
Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

Seorang manajer pembangunan perumahan ingin mengundurkan diri dari jabatannya. Dia membuat surat pengunduran diri kepada pemilik perusahaan.

Pemilik perusahaan tekejut dan tak menyangka manajer kepercayaannya berencana mengundurkan diri.

Manajer itu dipanggil dan pemilik perusahaan berkata, “Baiklah, kalau saudara mau mengundurkan diri tak apa-apa. Tetapi sebelum kamu resmi berhenti dari perusahaan ini, tolong buatkan sebuah rumah. Ukurannya dan letaknya terserah kamu. Bahannyapun terserahlah. Pokoknya buatlah kreasimu yang terbaik yang dapat kamu lakukan”

Manajer itu pergi dan segera melakukan permintaan pimpinannya. Karena sudah segera ingin keluar, maka dia ingin serba cepat. Rumah permintaan pimpinannya dibuat seadanya, bahannya pun buruk dan berkualitas murahan. Pokoknya asal jadi.

Setelah selesai, manajer itu menghadap pimpinannya untuk melaporkan bahwa rumah yang dibangun sudah selesai, dia menyerahkan kuncinya.

Lantas pimpinannya berkata, “Pergilah, ambillah rumah itu untuk kamu, karena rumah itu sebagai hadiah untuk kamu sebagai ucapan terima kasih atas jasa-jasa kamu selama bekerja dengan saya”

Manajer itu kaget dan menyesal. Dia berpikir, ”Seandainya aku tahu rumah itu untukku, maka akan kubangun rumah besar yang terbaik dan mewah. Letaknyapun akan strategis dan bahannya terbuat dari bahan pilihan.” Lalu dia pergi dengan penuh penyesalan.

Allah menyuruh kita berbuat apa yang terbaik sebaik apa yang mampu kita lakukan. Apa yang kita perbuat? Nanti ketika Yesus datang, Dia akan memberikan upah sesuai dengan apa yang telah pernah kita lakukan dalam hidup yang sebentar ini.

Menyesallah orang yang melakukan perkara-perkara sembrono dan tak bekualitas dalam hidupnya, karena semua akan hangus.

Pada saat kedatangan-Nya, mungkin ada banyak orang menyesal dengan berkata, ”Seandainya saya tahu begini, saya akan melakukan … … …” Tetapi penyesalan tentu tak berguna, karena kehidupan tak dapat lagi diulang. Hidup hanyalah sekali saja!

Kalau tidak mau menyesal pada hari kedatangan Tuhan, lakukan yang terbaik sejak sekarang. Meskipun dalam hal-hal kecil, jangan tunda sampai besok.

Mulailah sekarang mengerjakan perkara-perkara mulia dan terbaik yang dapat kita lakukan untuk Tuhan dan untuk sesama sebagai tanda bahwa kita telah diselamatkan.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Michal Jarmoluk from Pixabay

Comments

comments