Buah Ketaatan

Viewed : 2,043 views

1 Samuel 2:9
Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatan-nya sendiri seseorang berkuasa.

Ketaatan dan kepatuhan akan selalu berbuahkan berkat meski terkadang tidak langsung. Paling tidak, orang yang taat akan merasa damai karena dia tahu bahwa dia melakukan apa yang benar.

Sebaliknya orang yang tidak taat sebetulnya menyimpan kecemasan dalam hidupnya meskipun dia bisa menutup-nutupinya.

Orang yang tidak patuh dan tidak taat dapat merasakan tuduhan dalam hati nuraninya, terlebih jika ketidaktaatan itu berulang terus. Dia tidak akan lagi peka kepada hati nuraninya sendiri. Dia tidak lagi merasakan suara Tuhan dalam dirinya. Orang seperti inilah yang sering disebut dalam Fiman Tuhan sebagai orang yang bebal.

Memang di dunia ini sering terjadi keganjilan, dimana orang yang taat kepada Tuhan sering dianggap bodoh karena tidak mau mengambil keuntungan meski ada kesempatan.

Kebenaran sering diangap hal yang kuno dan bukan jamannya lagi sekarang. Tapi orang yang berprinsip “aji mumpung” dianggap pintar.

Bila dilihat secara keseluruhan, pada akhirnya orang patuh akan beruntung, karena berkat Tuhan menyertai. Akan tetapi orang yang tidak taat akan rugi karena akan menuai buah ketidaktaatannya.

Marilah kita menjadi orang yang merasakan damai dengan berlaku taat kepada Tuhan.

Selamat beraktivitas.

Allah Bapa menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Frank Busch on Unsplash

Comments

comments