Matius 10:29-31
Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
“Burung Pipit dijual dua ekor seduit'” kata Yesus. Harga ini tidak mahal. Namun burung Pipit ini diperhatikan Allah.
Jika harga burung Pipit ini diperbandingkan dengan kita ciptaan-Nya, maka tentu kita yang lebih tinggi. Burung pipit saja dipelihara dan diperhatikan Allah, bagaimana mungkin Dia tidak memelihara kita?
Oleh karena itu Yesus berkata supaya kita jangan takut. Jangan kuatir, sebab kita jauh lebih tinggi. Kita akan diperhatikan-Nya. Kita lebih berharga.
Burung pipit yang tidak menanam diberi Tuhan makanan cukup, maka kita juga akan dipenuhi Tuhan apa yang kita perlu.
Burung pipit yang hanya makan saja dan setelah itu selesai, maka kita beda! Kita mempunyai tujuan khusus yaitu memuliakan Tuhan dengan melakukan apa yang Dia suruh. Kita hidup melayani Dia.
Burung Pipit yang setelah mati selesai, namun bagi kita; setelah hidup ini selesai, maka ada babak kehidupan baru bersama Kristus dalam keabadian.
P u j i T u h a n !
Sahabat…
Tetaplah optimis dan semangat!
Selamat beraktivitas.
Tuhan memberkati dan menyertai kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Guido Jansen on Unsplash




