Engkau Tidak Akan Meninggalkanku ya Tuhan

Viewed : 318 views

Matius 6:26
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?

Di tengah banyaknya pikiran yang membuat kekuatanku menghilang, datanglah beberapa ekor burung gereja bertengger di pagar.

Kumpulan burung itu bersuara seolah bernyanyi dan kemudian terbang ke tempat lain seperti saling mengejar. Mereka bermain bergembira. Lalu datang lagi ke tempat semula. Lantas loncat-loncat hinggap di rerumputan mencari sesuatu untuk dimakan.

Seakan tidak ada susahnya burung-burung itu ya… Tidak seperti saya yang sedang penuh beban pikiran ini. Sedang bergumul dengan banyaknya jadwal kegiatan yang harus dilakukan. Ada harapan yang belum juga terwujud.

Ahhhh… rasanya lebih enak seperti burung-burung itu saja. Tidak ada susahnya mereka. Muncul pikiran seperti itu. Pikiran burung itu berbeda dengan pikiranku yang mulai jenuh ini. Padahal saya ini ciptaan Allah yang segambar dan sepeta dengan Dia. Saya telah dipulihkan oleh darah Yesus. Dosa saya sudah diampuni dengan anugerah yang sempurna. Ahhhh…

Saat seperti itu, Matius 6:26 di atas menguatkan saya. Hati saya serasa diangkat dan disegarkan kembali oleh Tuhan. Semangat hidup dipulihkan. Ada sukacita di hati walau persoalan hidup tetap saja akan ada. Saya diingatkan bahwa sungguh saya lebih berharga dibandingkan dengan kumpulan burung yang saya lihat itu.
Puji Tuhan!

“Tuhan Yesus, beri aku kekuatan dalam kelemahanku. Jangan sampai aku dikalahkan oleh kelesuan yang sedang kualami. Pulihkan aku oleh belas kasih-Mu. Beri aku senantiasa semangat untuk bekerja dan melayani sesuai panggilan-Mu untukku. Masa depanku sungguh ada di tangan-Mu. Engkau tidak akan meninggalkanku ya Tuhan. Itu janji-Mu. Aku ingat itu. Aku yakin. Pengharapanku hanyalah Engkau saja Tuhan. Biarlah hatiku melekat erat dengan Engkau, sebab itulah yang dapat menghibur dan menguatkan aku yang sangat terbatas dan tak berdaya apa-apa ini. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.”

Selamat beraktifitas
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai, menguatkan, dan menolong, dan meneguhkan iman kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Cédric VT on Unsplash

Comments

comments