Diajak Untuk Mendekat Kepada Dia

Viewed : 1,104 views

Ibrani 4:16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Beberapa waktu lalu sebuah foto menunjukkan ada seorang anak kecil duduk di meja kerja kakeknya, padahal sang kakek adalah seorang petinggi. Hal ini tentu karena hubungan darah atau relasi yang begitu sangat dekat antara cucu dengan kakeknya. Alangkah berbahagianya sang cucu mendapat perlakuan istimewa seperti itu.

Alangkah berbahagianya karena kita dengan penuh keberanian dapat datang kepada Sang Pencipta dan Pemilik alam semesta, bahkan Dia adalah Pencipta dan Pemilik Surga. Kita diajak untuk mendekat kepada Dia.

Siapakah kita?

Kita berani datang kepada Allah karena hubungan kita yang begitu dekat dengan Dia. Semua itu karena kasih karunia Allah yang Maha Dahsyat. Kita diangkat menjadi anak-Nya.
Puji Tuhan!

Tentu saja dari kitapun haruslah dengan penuh hormat dan penuh ucapan syukur serta perasaan tidak layak sebagai dasar untuk datang kepada-Nya.

Meskipun latar belakang kita penuh dengan dosa dan noda, walau kita telah banyak berbuat yang tidak pantas dan mendukakan hati Allah, kini saatnya tanggalkan dan tinggalkanlah itu semua dan datanglah kepada Dia!

Dia akan menerima kita sepenuhnya dan tidak akan menolak kita. Yakin dan percayalah?

Bagi setiap umat-Nya yang telah percaya dan menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadi, tetaplah setia dan taat sepenuhnya kepada Dia. Kita semakin diubahkan menjadi semakin serupa dengan Dia.

Aku berubah sungguh ku berubah
Waktu kuserahkan hatiku
Aku berubah sungguh ku berubah
Waktu kuserahkan semua

Yang kukasihi kini lenyap
Yang lebih baik aku dapat

Aku berubah sungguh ku berubah
Waktu kuserahkan semua

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Paul Zoetemeijer on Unsplash

Comments

comments