Yohanes 4:25-26
Jawab perempuan itu kepada-Nya: “Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”
Kata Yesus kepadanya: “Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau.”
Perempuan Samaria menyatakan kepada Kristus pengetahuannya tentang Mesias yang akan datang. Wanita Samaria itu tidak tahu dan tidak menyadari bahwa di hadapannya telah hadir Mesias yang dia katakan dia tahu itu.
Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia adalah Mesias yang dimaksudkan perempuan Samaria itu.
Perempuan Samaria itu menanggapi pernyataan Yesus dengan pergi ke kota mengabarkan tentang Yesus. Dia takjub dengan pengetahuan Yesus akan rahasia kehidupannya.
Yohanes 4:28-30
Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: “Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?”
Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.
Tuhan Yesus adalah Mesias Juruselamat kita. Yesus tahu semua tentang rahasia diri kita. Semua buruk baiknya kita jelas di hadapan-Nya.
Walau Yesus tidak bertemu muka dengan muka dengan kita secara langsung seperti pertemuan-Nya dengan perempuan Samaria, namun bagi kita yang percaya, sesungguhnya sudah mengalami, perjumpaan dengan Dia.
Yakinlah bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias yang dijanjikan untuk menyelamatkan kita dari hukuman dosa.
Langkah berikutnya, mari meninggalkan tabiat lama kita di dalam sifat dosa. Selanjutnya mari kita ikut ambil bagian untuk mewartakan kabar baik bahwa Yesus adalah Mesias Juruselamat manusia. Sungguh pembebasan dari belenggu dan kuasa maut ada pada Yesus.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by CCXpistiavos from Pixabay




