Mari Belajar Taat Sepenuhnya

Viewed : 1,449 views

2 Raja-raja 14:3-4
Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya bukan seperti Daud, bapa leluhurnya. Ia berbuat tepat seperti yang diperbuat Yoas, ayahnya.
Namun demikian, bukit-bukit pengorbanan tidaklah dijauhkan. Bangsa itu masih mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit itu.

Ayat di atas berbicara tentang Amazia, raja Yehuda.

Amazia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, tetapi ada hal penting yang mestinya dia lakukan, yaitu mestinya dia melarang rakyatnya mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit pengorbanan. Namun Amazia melakukan pembiaran terhadap apa yang dilarang Tuhan.

Kita boleh jadi berbuat seperti apa yang dilakukan Amazia, dimana kita rindu melakukan apa yang dikehendaki Tuhan, tetapi kita tidak cermat dengan kehendak Tuhan sepenuhnya.

Kita sering bersikap separoh atau parsial terhadap apa yang disuruh Tuhan, dimana kita melakukan sebagian, tetapi abai atau tidak peka terhadap hal lain yang juga kehendak Tuhan, bahkan mungkin hal itu sangat vital.

Kita belumlah sempurna, tapi biarlah kita berpikir tentang kesempurnaan dalam melakukan kehendak Tuhan.

Mari kita belajar taat sepenuhnya terhadap apa yang Tuhan mau dengan berbuat sesempurna mungkin. Jangan merasa puas dengan hanya telah melakukan sebagian-sebagian saja dari kebenaran firman Allah.

Bersama Kristus dan oleh pertolongan dan anugerah-Nya, tetaplah bertumbuh di dalam firman-Nya menuju kesempurnaan.

2 Korintus 13:9
Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah dan kamu kuat. Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan menolong kita menuju kesempurnaan.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Ben White on Unsplash

Comments

comments