Ketaatan Abraham

Viewed : 3,806 views

Ibrani 11:8
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Ketika Abraham dipanggil dan disuruh Tuhan meninggalkan negerinya, dia tidak tahu ke mana akan dibawa.

Perlengkapan dan fasilitas untuk pergipun sangat terbatas. Tidak ada otomotif pada saat itu. Abraham harus melewati jalan yang belum pernah dia tempuh sebelumnya… sulit dan penuh risiko.

Namun karena Tuhan yang memanggil, Abraham tidak ragu, dia taat dan bersedia. Dasar Abraham untuk mau pergi hanyalah yakin dan percaya kepada Allah.

Ketaatan Abraham pastilah luar biasa. Yang membuat Abraham taat adalah karena iman. Artinya adalah bahwa Abraham mengenal Allah dengan baik. Abraham sangat dekat dekat Tuhan.

Pengalaman Abraham yang memiliki iman, hal tersebut mengajarkan kepada kita bahwa iman merupakan suatu keyakinan yang membuat dia berelasi kuat dengan Tuhan dan membuat Abraham taat sepenuhnya.

Tentulah Abraham sebagai manusia memiliki kelebihan dan kekurangan, namun dalam bagaimana dia beriman kepada Allah merupakan teladan yang baik dan semestinyalah kita ikuti.

Bentuk panggilan kita beragam, sangat bervariasi dan mungkin berbeda, dan tidak mesti seperti Abraham yang sepertinya dicabut Tuhan dari lingkungannya. Namun intinya adalah sama; bahwa iman menolong kita untuk semakin dekat dengat Tuhan; dan jika kita semakin dekat dengan Tuhan, maka iman kita semakin dalam.

Iman yang bertumbuh serta pengenalan yang dalam akan Tuhan Yesus Kritus, membuat seseorang akan melakukan perkara luar biasa dalam hidupnya untuk kemuliaan Allah… biarlah kita menjadi salah satu dari orang-orang tersebut.
S e m o g a ! !

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menolong kita untuk tetap bertumbuh dan bertambah teguh dalam iman dan pengharapan.
Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun- Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by CCXpistiavos from Pixabay

Comments

comments