Pengkhotbah 12:13
Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
Penulis Kitab Pengkhotbah yang banyak berbicara soal kehampaan dan kesia-siaan dalam hidup, pada bagian akhir tulisannya mengungkapkan bahwa yang paling penting dalam hidup adalah takut akan Allah dengan berpegang kepada perintah-Nya. Karena bagian akhir, maka inilah kesimpulan dari tulisannya itu.
Takut akan Allah artinya menghormati dan taat kepada Dia. Hal inilah yang tidak akan pernah sia-sia.
Takut akan Allah membuat dan menolong kita untuk:
• tetap waspada hidup,
• berkeinginan melakukan apa yang benar,
• tetap setia dan taat kepada Dia,
• tetap optimis hidup, dan
• teguh dalam pengharapan
Segala perolehan dan prestasi kita dalam hidup yang singkat di dunia ini akan berarti dan bermakna bila dibangun dalam takut akan Tuhan. Hidup kita akan menjadi berkat dan memberkati orang lain… ada artinya kita… tidak sia-sia kita hidup. Untuk itulah kita ada. Biarlah itu menjadi tujuan hidup kita. Mari berjuang mencapai itu.
Sebab itu, sertakan dan tambahkanlah takut akan Tuhan dalam semua sisi hidup kita.
S e m o g a ! !
Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Joseph Redfield Nino from Pixabay




