Amsal 15:16
Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan TUHAN dari pada banyak harta dengan disertai kecemasan.
Membaca ayat di atas tidaklah berarti bahwa barang atau harta tidak diperlukan. Kita perlu itu. Namun ditekankan betul kata: takut akan Tuhan.
Penting untuk diingatkan terus bagi kita agar takut akan Tuhan. Itulah dasar hidup kita. Itulah cara dan motto hidup kita. Takut akan Tuhan berarti menghormati Dia. Mengikut Dia. Taat kepada-Nya.
Pernah seorang sahabat yang sudah memiliki posisi penting harus membuat sebuah keputusan. Dia dapat membuat keputusan dimana dia akan diuntungkan. Artinya dia mendapat perolehan lebih sebagai hasil keputusannya. Akan tetapi akhirnya dia memilih untuk memutuskan dimana dia tidak diuntungkan. Namun dia tahu bahwa keputusannya itu berpihak kepada kepatutan dan kebenaran serta kepentingan umum.
Setelah ditanya mengapa dia bisa memutuskan seperti itu, dia mengatakan Amsal 15:16 itulah dasarnya. Rupanya ayat itu begitu kuat mempengaruhi, sehingga dia merasa damai walau tak beroleh apa-apa.
Ada yang mengira dia bodoh tidak menggunakan kesempatan. Orang sekitar dia menyarankan membuat keputusan yang dapat menguntungkan secara pribadi. Tapi dia berkata tidak! Nyatanya dia tenang, dan Tuhan buka pintu lain untuk memenuhi kebutuhannya. Hatinya bersukacita dan ada JOY di hati. Apalagi yang kurang kalau sudah begitu?
Marilah kita menghafalkan Amsal 15:16 tersebut dan melakukannya. Mari kita dipimpin oleh kebenaran firman Tuhan dalam seluruh segi hidup kita… agar segenap kita berdasarkan TAKUT AKAN TUHAN.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati kita.
Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




