Bersama-sama di Firdaus

Viewed : 1,809 views

Lukas 23:43
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.

Tuhan Yesus mati disalib adalah dalam rangka penyelamatan manusia. Tidak ada cara atau alternatif lain selain Yesus disalib agar manusia diselamatkan.

Oleh karena Yesus sudah sempurna mengorbankan diri-Nya untuk keselamatan manusia, maka Dia yang berkuasa menentukan siapa yang akan masuk Surga dan siapa yang masuk neraka.

Dalam hal itulah seruan Yesus kepada orang jahat yang disalibkan di sebelah-Nya sangat menarik.

Di kayu salib, di tengah-tengah penderitaan-Nya yang sangat dalam, Yesus menunjukkan kuasa-Nya. Yesus memastikan bahwa orang jahat di samping-Nya… oleh karena sadar akan perbuatan jahatnya dan percaya kepada Yesus… dia diselamatkan.

Tuhan Yesus tidak menyia-nyiakan jiwa manusia yang bertobat. Penjahat yang disalib bersama Dia diterima dengan tangan terbuka. Yesus memberi kepastian bahwa penjahat tersebut akan bersama Dia di Firdaus. Sungguh beruntung orang ini.

Hal itu berarti orang sejahat apapun, jika bertobat dan percaya serta menerima Yesus, dia akan diselamatkan.

Namun tentu tidak boleh kita berpikir dan berencana bahwa bertobat dan percaya Yesus nanti sajalah… dengan referensi orang jahat yang disalib bersama Yesus itu.

Sesungguhnya sayang sekali penjahat yang dipastikan Yesus masuk Firdaus itu tidak sempat melayani Yesus.

Adalah indah jika secepat dan seawal mungkin kita percaya dan menerima Yesus. Sebab akan ada waktu lebih banyak bagi kita untuk hidup melayani Tuhan setelah pertobatan.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by congerdesign from Pixabay

Comments

comments