Roti Rohani

Viewed : 1,993 views

Matius 4:4
Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Matius 4:4 di atas sudah terlalu sering kita dengar, baca dan bicarakan. Namun tetap hal itu perlu terus diingatkan bahwa kita memang butuh roti untuk makanan fisik kita, tetapi roti saja tidak cukup. Kita butuh makanan rohani.

Kita setiap hari sibuk mencari roti dalam berbagai bentuk.

Kita mungkin kejar-kejaran dengan waktu untuk berjuang menumpuk roti.

Tidak jarang juga kita lupa memperhatikan kesehatan kita karena berjuang mengumpulkan roti.

Kita juga sering khawatir takut kekurangan roti.

Fokus hidup kita sering tertuju kepada roti.

Kitapun sering berkompetisi berebut roti dengan orang lain.

Betapa sering kita sulit tidur… kurang waktu untuk istirahat karena sedang memikirkan banyak hal berkaitan dengan pergumulan dan keinginan akan roti.

Kita sering meletakkan standar dan ukuran hidup kita kepada banyaknya roti yang kita miliki.

Tidak puas-puasnya hati kita terhadap roti… dan memang roti tak akan pernah kita puas olehnya.

Hidup kita tidak akan pernah merasakan kelegaan jika hanya roti fisik dasarnya.

Iblis sering memakai roti sebagai alat ampuh untuk mencobai dan menjatuhkan kita. Terhadap Tuhan Yesus hal yang sama iblis lakukan… bahkan itu mengawali serangkaian pencobaannya.

Iblis berpikir dan sok tahu dengan merasa bahwa Yesus yang sedang lapar dapat dijatuhkannya dengan mengajukan roti sebagai umpan. Iblis gigit jari seandainya ada jarinya, karena gagal memperdaya Yesus… Yesus menang. Yesus berkuasa menangkis dan mematahkan sengat jerat iblis dalam masalah roti.

Keanehan kita sering adalah: justru kita yang dalam kondisi kelimpahan rotipun masih saja kalah oleh daya tatik roti. Kita tersandung dan terjatuh oleh aroma roti-roti dunia ini.

Oleh karena itu mari kita berjuang untuk menang seperti Yesus.

Sebagaimana kita gigihnya berjuang untuk memenuhi diri kita dengan roti-roti fisik, begitu jugalah kiranya kita penuhi kebutuhan hidup kita dengan roti rohani yaitu firman Tuhan.
Harus seimbamg !

Kita tentu butuh roti untuk sarapan pagi ini. Mari kita siapkan !
Tapi ingatlah… sejajar dengan itu, kitapun butuh santapan rohani. Kita butuh firman Tuhan. Kita butuh saat teduh bersekutu bersama Tuhan.

Janganlah seadanya saja… apalagi tidak ada waktu kita bersekutu dan intim dengan BAPA kita… janganlah !

Adakanlah waktu khusus berkualitas tinggi bersama Yesus setiap hari… baiknya setiap pagi… utamakan itu !

Jangan kehilangan momen yang indah dan akrab bersama Tuhan Yesus setiap hari. Segarkan hati bersama Dia di pagi hari mengawali hari-hari kita.
Mari kita lakukan!

Selamat bekerja.
Selamat melanjutkan ujian.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita selama-lamanya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments