Bersukacitalah

Viewed : 1,077 views

RENUNGAN
Mazmur 86:4
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

Ada seorang bapak setengah baya bekerja sebagai pemulung. Pakaiannya lusuh dan rambutnya aut-autan. Dia selalu membawa karung plastik besar dan mengorek-ngorek setiap tempat sampah yang ditemukan untuk mencari sesuatu di situ. Dia amat sangat sederhana, berjalan tidak memakai alas kaki. Dapat dibayangkan betapa sakitnya menginjak aspal tanpa sendal, apalagi di siang hari.

Namun ada sesuatu yang istimewa dari bapak ini. Dia selalu tersenyum dan menganggukkan kepala sepertinya memberi salam bila bertemu. Wajahnya ceria dan full senyum. Saya merasa “kalah” ceria dengan bapak ini.

Setiap melihat bapak ini saya seolah diingatkan untuk ceria dan bersukacita. Namun tentu tidak bisa jugalah dipaksakan rasa sukacita itu. Bagaimana caranya?

Pagi ini kita diingatkan bahwa sukacita sepenuhnya berasal dari Tuhan. Tuhanlah PEMILIK sukacita sempurna. Karena itu pemazmur Daud dalam doanya mengatakan, “… … sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku

Tuhan telah mencari kita.
Tuhan telah mengangkat kita.
Tuhan telah selamatkan kita.

Sebab itu marilah… kitapun bersama dengan doa Daud berseru: “… … sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku” untuk menghadapi hidup ini.

Keadaan-keadaan kita sering berubah-ubah dan sekeliling kitapun demikian adanya. Jangan biarkan diri kita kalah terhadap setiap situasi dengan kehilangan sukacita dan damai sejahtera.

Seperti halnya bapak pemulung itu… marilah kita juga menjadikan diri dan hidup kita sebagai inspirasi dan pemberi semangat bagi setiap orang untuk beroleh sukacita dan pengharapan… pengharapan di dalam Yesus Kristus.

Para sahabat… ayo… tetap semangat… semangat… !!!

Selamat berlibur…
Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…

Tuhan memberkati. Amin

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments