RENUNGAN
Amsal 13:4
Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.
Setiap orang memiliki keinginan tertentu. Faktor penting tercapainya keinginan adalah ketekunan. Orang yang biasa-biasa saja dapat sukses dan berhasil jika bertekun.
Bila diperhatikan baik-baik maka orang sukses adalah orang rajin dan tekun. Riwayat dan kisah orang sukses adalah penuh dengan ketekunan.
Orang yang kita sebut gagal bukanlah orang yang tidak pintar, tetapi karena kemalasan. Kenginan orang yang tidak tekun akan terus menjadi impian saja.
Alkitab banyak mencatat betapa Allah tidak suka dan menegur orang malas, tetapi memuji orang yang rajin. Apakah kita termasuk orang yang dipuji Allah dari sisi ketekunan?… semoga.
Kalau dilihat dari kecerdasan… cerdaskah kita?
Mungkin kebanyakan kita akan menjawab: tidak.
Tidak apa-apalah…
Kecerdasan otak adalah ketetapan Allah dan berbeda bagi semua orang. Kita bersyukur karena kecerdasan bukanlah pintu utama sukses, tapi sukses dalam berbagai hal sangat bergantung kepada kerajinan. Karena itu sukses bisa diraih oleh semua orang dari kalangan manapun… hanya saja: harus rajin dan tekun !
Bagi orang yang sudah berusia lanjut masih tetap tersedia dan terbuka pintu sukses, apalagi bagi kaum muda… sukses adalah untuk Anda… asalkan tekun dan rajin, dan itu adalah pilihan.
Para sahabat… biarlah kita menjadi bagian dari orang-orang yang dipuji Allah dari sisi rajin dan tekun… Puji Tuhan.
Selamat bekerja…
Selamat beraktifitas…
Selamat melayani…
Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati kita.
Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




