Melayani Tuhan Dapat Diumpamakan Sebagai Lari Jarak Jauh

Viewed : 576 views

Filipi 2:22
Kamu tahu bahwa kesetiaannya telah teruji dan bahwa ia telah menolong aku dalam pelayanan Injil sama seperti seorang anak menolong bapanya.

Rasul Paulus menunjuk ke pribadi Timotius yang telah banyak menolong dalam pelayanannya. Paulus sebutkan bahwa kesetiaan Timotius telah teruji.

Kesetiaan dalam melakukan kehendak Tuhan akan terus diuji. Diuji oleh waktu. Melayani Tuhan dapat diumpamakan sebagai lari marathon… lari jarak jauh. Semangat awal sebagai tekad dan komitmen perlu, tetapi stamina harus kuat. Di samping itu harus tahu apa tujuan.

Dalam lari marathon, para peserta banyak yang tidak sampai ke garis FINISH.
Ada yang berhenti di tengah karena kelelahan habis tenaga.
Ada yang tawar hati membuat semangat turun.
Di awal semangat tinggi seakan ingin melampaui siapa saja di depannya, tetapi lama-lama semakin lambat dan akhirnya berhenti.

Ada yang nampak biasa-biasa saja dan seolah tak meyakinkan, namun tetap stabil. Orang-orang seperti inilah yang akan menjadi juara, paling tidak sampai di garis FINISH.

Meski sering dikatakan bahwa hidup ini singkat, namun dalam arti melayani dan melakukan kehendak Tuhan, marilah kita berpikir bahwa kita disiapkan untuk marathon jarak jauh.

Oleh karena itu jagalah stamina. Aturlah nafas rohani agar tetap stabil. Bergantunglah dan berharaplah kepada kekuatan dan penyertaan Tuhan. Pandang dan arahkan hati ke TITIK FINISH kita.

Mari berlari
Kalau tidak kuat berlari, berjalanlah!
Terkadang meski terseok-seok dan pincangpun tidak apa-apa… teruslah!
Lihatlah dan pandanglah Tuhan Yesus!

Terus dan teruslah ke depan. Meski tidak menjadi JUARA tak apalah, paling tidak; SAMPAI di garis FINISH.

Siapapun “Paulus-Paulus” yang pernah melatih kita, marilah kita menjadi Timotius-Timotius yang tetap bertahan dan teruji oleh waktu.

Jangan lupa!, latihlah, bentuklah, dan jadikanlah duplikat Timotius-Timotius dalam hidup kita yang siap masuk ke dalam arena marathon pelayanan Tuhan.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments