Nyanyian Hidup

Viewed : 436 views

Mazmur 105:2
Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Melalui nyanyian, orang dapat mengungkapkan perasaan dan isi hatinya. Dengan bernyanyi, orang mengekspresikan rasa sukacita, senang, kecewa, pengharapan, putus asa, dan sebagainya. Nyanyian dapat membangun dan meneguhkan kita.

Nyanyian yang dirasa baik dan kena di hati membuat kita ingin mendengarnya sampai selesai. Walaupun sudah selesai, kita masih saja ingin mengulang-ulang terus. Kitapun turut menyanyikannya dengan bersuara ataupun menikmatinya dalam hati. Terasa ada langsung kontak antara diri kita dengan lagu yang kita suka.

Nyanyian tidaklah sekedar lagu dengan patitur yang penuh dengan not balok atau angka. Akan tetapi nyanyian adalah merupakan cara untuk mengungkapkan, menceritakan, dan mempercakapkan isi hati.

Sesungguhnya kisah dan perjalanan hidup kita bagaikan sebuah rangkaian lagu dan nyanyian. Sebab itu:
•⁠ ⁠apa isi nyanyian kehidupan kita?,
•⁠ ⁠apakah nyanyian hidup kita berisi perbuatan yang berkenan di hati Tuhan?,
•⁠ ⁠apakah nyanyian hidup kita membangun orang lain?,
•⁠ ⁠apakah orang ingin mendengar nyanyian hidup kita?,
•⁠ ⁠apakah nyanyian hidup kita akan dinyanyikan orang lain juga dalam hidupnya?,
•⁠ ⁠apakah nyanyian hidup kita akan masuk dalam album lagu-lagu kehidupan untuk menjadi referensi dalam meneguhkan dan menguatkan orang-orang?

Marilah merangkai nyanyian hidup kita sebaik mungkin dengan irama yang menarik berisikan pujian, penyembahan dan ungkapan hormat kita kepada Bapa di Surga.

Biarlah aransemen nyanyian hidup kita tidak tanggung, tapi selesai menjadi sebuah lagu indah yang menyentuh hati Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama kita.

Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Lanjutkan dan gubahlah terus nyanyian hidup kita masing-masing hingga selesai dengan baik!

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 3.2 on Meta AI

Comments

comments