Mazmur 105:2
Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
Dengan nyanyian, orang dapat mengungkapkan rasa senang, sedih kecewa, pengharapan, putus asa, dan sebagainya. Dengan lagu kita dapat menggugah dan mengajak orang berbuat sesuatu. Mendorong dan memberi semangat.
Bagi segenap orang percaya, menyanyikan lagu pujian adalah sebuah cara untuk menyatakan isi hati dan perasaan kepada Tuhan. Melalui nada dan kata-kata dalam nyanyian, kita dan orang lain dapat dibangun dan diteguhkan.
Sering nyanyian yang baik dan kena di hati; kita ingin mendengarnya sampai selesai. Walaupun sudah selesai, kita mau mengulang-ulang terus, bahkan kitapun turut menyanyikannya dengan penuh perasaan. Ada langsung kontak di hati jika mendengar lagu yang disukai. Jadi nyanyian tidak sekedar sebuah lagu yang penuh dengan angka atau not balok.
Kisah dan perjalanan hidup kitapun merupakan sebuah rangkaian nyanyian. Apa isi nyanyian kehidupan kita?
Sebab itu, hendaklah hidup kita mengungkapkan perbuatan Tuhan yang ajaib. Nyanyian hidup kita membangun orang lain. Biarlah orang ingin mendengar nyanyian hidup kita. Kiranya yanyian hidup kita juga dinyanyikan orang lain dalam hidupnya.
Sungguh indah jika yanyian hidup kita masuk dalam album lagu-lagu kehidupan untuk menjadi referensi dalam meneguhkan dan menguatkan orang-orang.
Mari merangkai nyanyian hidup kita sebaik mungkin dengan irama yang menarik berisikan pujian, penyembahan dan ungkapan hormat kepada Allah Bapa kita.
Buatlah agar aransemen nyanyian hidup kita tidak tanggung, tapi selesai menjadi sebuah lagu indah yang menyentuh hati Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama kita. Mari berjuang di dalam Tuhan. Mari melanjutkan dan gubahlah terus nyanyian hidup kita hingga selesa!
Selamat Hari Minggu
Selamat beribadah.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati senantiasa. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




