Nyanyian Baru Bagi TUHAN

Viewed : 2,472 views

Mazmur 96:1
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!

Dalam sebuah lagu daerah yang top di masa lalu dan kini sering menjadi lagu nostalgia, ada kata-katanya kalau diterjemahkan atau ditafsirkan kira-kira artinya seperti ini:

Meski di dunia ini kita tak mungkin lagi bertemu sayang…
Di Surga kelak nantikanlah aku kasih…

Kelihatannya lagu ini tidak sesuai dengan apa kata Yesus kepada orang Saduki, bahwa di Surga nanti orang-orang yang telah diselamatkan tidak lagi kawin dan tidak lagi dikawinkan, tetapi hidup seperti malaikat (Matius 22:30).
[Jadi kalau mau menikah, menikahlah di dunia ini…😊😁]

Tetapi bukanlah di sini dimaksudkan untuk mengkritisi syair lagu di atas, karena bagaimanapun juga lagu tersebut digubah oleh seorang komposer terkenal, dan nyanyian itu telah memukau banyak orang di masa lalu dan menjadi sebuah lagu memori hingga saat ini.

Nyanyian adalah suatu hiburan.
Nyanyian adalah suatu seruan dan ajakan.
Nyanyian adalah suatu pernyataan dan keyakinan.
Nyanyian adalah ungkapan hati dan apa yang dipikirkan serta diharapkan.

Lagu atau nyanyian dapat memberi semangat untuk berjuang dan optimis ke depan (+).
Akan tetapi nyanyian juga dapat membuat orang larut dan hanyut dalam kesedihan masa lalu, pilu, putus asa dan pesimis menghadapi masa depan (-).

Pemazmur mengajak kita untuk memiliki nyanyian baru. Kita diajak bernyanyi memuji-muji Tuhan. Dengan nyanyian, kita mengungkapkan isi hati kita kepada Allah.

Biarlah nyanyian baru kita:
• menyentuh hati Tuhan,
• membangkitkan dan meneguhkan iman percaya kita kepada Yesus,
• memberi semangat bekerja dan melayani,
• memberi kekuatan mewujudkan cita-cita dan visi hidup kita,
• memberi pengaruh positif ke lingkungan kita untuk bersemangat seperti kita.

Sebelum beraktifitas, marilah kita bangkit bernyanyi memuji dan menyembah Tuhan Yesus.

🎼🎵🎶♩🎤🎷🎸🎹🎻🎺

Pujilah Tuhan !
Agungkan Dia !
Sembahlah Dia !
Muliakanlah Yesus !

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Kristus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Leo Fontes from Pixabay

Comments

comments