Mazmur 130:6
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
Berbicara dengan seorang petugas jaga malam, yang paling dinantikan oleh mereka adalah agar malam segera berakhir. Pagi segera tiba, sehingga dapat segera pulang ke rumah untuk istirahat.
Dari pembicaraan tersebut, ayat Mazmur 130:6 dapat lebih dimaknai dan dihayati, dimana pemazmur mengatakan, “Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
Dua kali dikatakan: lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Ini menyatakan dan mengingatkan betapa pentingnya berharap kepada Tuhan.
Indah dalam pandangan Tuhan jikalau ada kerinduan kita untuk berharap kepada Dia, untuk bertemu Dia, rindu berdoa meneduhkan hati di dalam Dia, merenungkan firman-Nya, dan selanjutnya melakukan perintah-Nya.
Biarlah sebelum kita melakukan seluruh aktivitas dan kesibukan yang telah menanti, kita melakukan perjumpaan khusus dengan Tuhan dalam ibadah pribadi kita masing-masing.
Jangan lewatkan saat-saat indah bersama Allah Bapa kita, agar jiwa kita segar dan dikuatkan.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




