Air Rohani Kita

Viewed : 311 views

Yohanes 4:13-14
Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.

Di beberapa toilet sering kita lihat ada peringatan tentang pentingnya menjaga kestabilan air dalam tubuh kita. Dalam peringatan tersebuat dibuat indikatornya dalam bentuk warna. Kita bisa bandingkan warna itu dengan warna air seni kita. Apabila warnanya kuning atau sangat kuning, kita diharuskan segera banyak minum air bersih. Kita sungguh perlu itu!

Selain air bersih untuk kebutuhan jasmani, kita sungguh sangat butuh air rohani. Kekurangan air rohani, menyebabkan muncul beberapa penyakit. Dapat muncul rasa khawatir berlebihan. Emosi tidak stabil. Mudah tertekan. Tidak bergairah. Kehilangan sukacita. Merasa hilang pengharapan. Kita merasa sendiri dan terasing. Sulit bersyukur. Dan sebagainya.

Mari kita cermati indikator air rohani kita. Jangan sampai kurang!

AIR ROHANI ada di dalam Yesus. Sebab itu datanglah kepada-Nya. DIA SUMBER dan MATA AIR ROHANI bagi kita.

Bila datang kepada Yesus, maka kita juga dapat menjadi mata air yang memancar ke sekeliling kita sehingga orang-orang sekitar kita yang haus akan terpuaskan oleh air yang ada pada kita. Tuhan Yesus berkata bahwa kita akan menjadi mata air yang dapat terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.

Walaupun sering sulit untuk dilakukan, namun marilah kita usahakan dan terus berjuang menjadi mata air yang dimaksudkan Yesus.
Bersama Dia kita bisa.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments