Mari Menantikan Milik Pusaka Kita Berupa Janji-janji Allah

Viewed : 532 views

Mazmur 37:18
TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya.

Seandainya bumi ini sedikit saja meleset dari lintasan edarnya yang semestinya, apa yang akan terjadi dengan kita?

Apabila ada planet lain yang melenceng dari lintasannya dan mendekat ke bumi dan terjadi tabrakan dengan bumi ini, apa yang terjadi dengan kita?

Mungkin kita berkata hal itu tidak perlu dipikirkan. Hidup ini sudah pelik, susah dan memusingkan, buat apa berpikir aneh-aneh seperti itu.

Tapi tidak apa-apa juga berpikir begitu. Namanya juga berandai-andai. Boleh-boleh saja. Apa yang diandaikan bisa terjadi kapan saja di luar dugaan.

Suatu hari ketika orang-orang sibuk dengan pekerjaan dan urusan masing-masing, tiba-tiba terjadi gempa bumi. Banyak yang panik dan takut. Berlarian ke luar ruangan. Ini sebuah contoh keadaan yang kita merasa tak perlu memikirkannya dan tak penting diandaikan, tiba-tiba terjadi. Mengagetkan pasti!

Tentu hati kita merasa nyaman dan merasa riang jika yang mengagetkan itu adalah sesuatu yang menyenangkan… sesuatu yang menguntungkan. Bagaimana kalau yang merugikan?

Hal itu semua mengingatkan kita bahwa Tuhan yang berotoritas penuh atas segala sesuatu. Kita bersyukur bahwa Tuhan mengetahui dengan sempurna seluruh hari-hari kita. Allah Bapa berdaulat atas diri kita sepenuhnya.

Memang tidak perlu berpikir akan kerumitan alam semesta ini, namun marilah kita merenungkan dan memikirkan untuk kesalehan hidup. Mari berjuang bersama Kristus agar hidup kita berkenan dan indah dalam pandangan Tuhan.

Kita tidak mampu mewujudkan kesalehan hidup sendirian. Kita harus bersama Yesus Kristus. Juga kita perlu saling mendoakan dan saling mengingatkan. Kita berjuang bersama.

Pemazmur mengatakan bahwa milik pusaka orang saleh tetap selama-lamanya. Allah akan berikan kepada anak-anak-Nya yang setia.

Mari meneliti milik pusaka kita berupa janji-janji Allah. Renungkanlah dan imani janji-janji-Nya. Tetap berharap akan janji-janji Allah dan hiduplah berdasarkan janji-janji Allah Bapa kita. Bagian dan upaya kita dalam menantikan janji-janji-Nya adalah kesalehan hidup.

Ingat dan yakini bahwa anugerah Allah dalam Yesus Kristus menyelamatkan kita. Setelah diselamatkan, maka kesalehan hidup merupakan salah satu buah dari keselamatan yang telah kita terima.

Mari menantikan milik pusaka kita berupa janji-janji Allah dalam ketekunan dan kesalehan hidup.

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments