Haruslah Kamu Sempurna, Seperti Bapamu di Sorga

Viewed : 544 views

Matius 5:46-48
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Secara alami manusia umumnya mudah berterima kasih kepada orang yang telah menolong. Natural manusia adalah mengasihi orang yang mengasihinya. Sering tidak masalah untuk memberi penghormatan kepada orang yang layak dihormati yang dianggap telah berjasa. Manusia dimampukan menghargai orang yang telah berbuat baik, dan memberi salam kepada orang yang memberi salam. Inilah standar umum manusia. Sepatutnyalah kita berbuat demikian.

Di atas standar manusia, Kristus mengajarkan kepada kita untuk berbuat di atas standar manusia biasa. Kita diinginkan-Nya berbuat lebih. Inilah kesempurnaan-Nya. Dia ingin kita sempurna.

Nyatanya, jangankan hidup sempurna seperti diajarkan Yesus; untuk hidup dalam standar sajapun sering susah. Begitulah jalan pikiran kita. Ada kelalaian dan keterbatasan kita atas tuntutan kesempurnaan Allah. Terlalu ideal rasanya.

Sungguh sulit melakukan kehendak Allah dalam kesempurnaan. Hal itu hanyalah mungkin bagi orang yang telah menerima dan telah diubah hatinya oleh Kristus. Hal itu hanya mungkin dilakukan oleh orang yang telah meyakini sepenuhnya bahwa dia telah menerima banyak dari Tuhan.

Oleh sebab itu, apakah kita yakin dan merasa telah menerima banyak dari Tuhan? ataukah kita tetap saja merasa kurang?

Jawaban atas pertanyaan ini dapat menjadi penentu apakah kita hidup di bawah standar… hidup di dalam standar… atau meloncat ke atas standar hidup manusia.

Allah rindu dan Dia siap menolong kita untuk menikmati hidup ini dalam kesempurnaa, sehingga kita dimampukan melakukan seperti apa kata Tuhan Yesus, “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Selamat bekerja.
Selamat berkarya.
Selamat melayani.

Allah Bapa di dalam Yesus Kristus memberkati dan menyertai kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments