Pembaharuan Hati

Viewed : 270 views

Efesus 5:15-16
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Salah satu keharusan bagi kita adalah wajib untuk memeriksa diri; apakah hidup kita berkenan di hadapan Tuhan?

Sadar atau tidak sadar, pikiran dan apa yang kita lakukan dapat melenceng dari kehendak-Nya.

Dengan perlahan, standar hidup kita bisa berubah dari semestinya. Nilai hidup yang dipegang menyimpang dari kebenaran. Apa yang tidak penting menjadi penting… apa yang harusnya penting menjadi tidak penting. Ini bisa terjadi. Karena itu, kita diingatkan untuk memeriksa diri.

Ibarat alat ukur yang harus ditera atau dikalibrasi dengan standar yang benar, maka mari meneliti hidup kita dengan standar firman-Nya sebagai patokan.

Kita berdoa agar hati kita siap dan pikiran terbuka untuk dikoreksi, meski hal itu merupakan salah satu paling sulit untuk dilakukan.

Mazmur 139:23-24
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menolong kita memiliki hati rela dikoreksi. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Eduardo Braga

Comments

comments