Kiranya Kita Tidak Lamban Mendengar Firman Tuhan

Viewed : 561 views

Ibrani 5:11
Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.

Oleh karena kesulitan atau alasan lain, kita sering lamban melakukan sesuatu. Seharusnya sudah selesai, tapi belum tuntas. Seharusnya sudah sampai, tapi masih belum juga. Tidak memuaskan hasilnya jadinya. Inilah yang dapat kita artikan dengan kata lamban.

Penulis kitab Ibrani mengungkapkan persoalan lamban dalam mendengar firman Tuhan. Kelambanan tersebut boleh jadi karena merasa kurang menarik hati. Merasa bukan kebutuhan utama. Merasa sekedar sajapun sudah cukup… yang penting sudah mendengar. Itu sering menjadi masalah kita. Karena lamban mendengar, tentu dapat membuat lamban pula melakukannya.

Kiranya kita tidak lamban mendengar firman Tuhan. Biarlah dengan penuh semangat, hari ini kita antusias menikmati firman-Nya. Kita bergegas rindu mendengar suara-Nya. Sebab itulah kebutuhan pokok kita. Firman-Nya dapat menyuburkan iman kita.

Mazmur 119:60
Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan menolong kita untuk senantiasa haus akan firman-Nya dan bersegera mendengar dan melakukannya. Amin.

Dalam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Freepik

Comments

comments