Bangkit Dari Kelumpuhan Dosa

Viewed : 440 views

Kisah Para Rasul 3:5-8
Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”
Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.

Seorang yang lumpuh sejak lahir berharap akan dapat sesuatu berupa uang atau materi lain dari Petrus. Namun Petrus berkata bahwa apa yang diharapkan orang itu tidak bisa diberikan. Petrus tidak punya emas dan perak untuk diberikan.

Tetapi ajaib… Petrus dimampukan Tuhan memberi lebih dari harapan orang itu. Orang lumpuh itu sembuh. Dapat berjalan. Betapa senangnya orang lumpuh itu. Dia melonjak berdiri dan berjalan kian kemari bahkan melompat-lompat. Dia memuji Allah yang telah beri kesembuhan.

Sesungguhnya pengalaman hidup kita bagaikan orang lumpuh itu. Kita lumpuh dalam dosa. Dalam kelumpuhan dosa, kitapun mencari-cari emas dan perak. Kita berharap dapat. Ada yang dapat banyak. Ada yang dapat sedang-sedang saja. Ada yang memperoleh sedikit. Ada juga yang belum mendapatkannya.

Tetapi… Puji Tuhan!
Kita telah mendapatkan lebih dari harapan kita… yang berharap akan beroleh emas dan perak. Kita telah diselamatkan. Kita telah ditahirkan dan sembuh dari kelumpuhan dosa. Oleh anugerah Allah jiwa kita diselamatkan. Allah memakai “Petrus” lain untuk membuat mata hati kita sadar akan terang dan membuka hati untuk terima Yesus… bangkit dari kelumpuhan dosa.

Biarlah kita juga menjadi “Petrus-Petrus” kecil yang diberi Allah kerinduan dan kemampuan untuk menyembuhkan orang dari kelumpuhan dosa.

Hari inipun kita akan lanjutkan bekerja untuk memperoleh “emas” dan “perak”… mencari nafkah. Itu harus!
Tetapi jangan sampai tetap lumpuh dalam dosa. Jangan lumpuh iman. Tetap kuat di dalam Kristus!

Selanjutnya ingat peran kita sebagai “Petrus” yang dipakai Allah untuk menyembuhkan orang dari kelumpuhan dosa.

Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Photo by Maruxa Lomoljo Koren

Comments

comments