Kain Marah Kepada Habel

Viewed : 504 views

Kejadian 4:6-7
Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Hati Kain begitu panas karena persembahannya tidak diindahkan Tuhan. Tuhan tentu bardaulat untuk bertindak seperti itu.

Tentu ada penyebab dan alasan mengapa Tuhan tidak mengindahkan persembahan Kain, dan ada pula alasan mengapa persembahan Habel diindahkan Tuhan.

Tuhan sampai bertanya kepada Kain mengapa mukanya suram dan itu tentunya dapat membuat Kain sadar dan terbuka untuk memeriksa diri, dan juga Kain diingatkan bahwa dosa sedang menggoda dan Kain harus siap dan menang. Tetapi dalam hal ini Kain tidak tanggap dan terjadilah dimana Kain membunuh adiknya.

Kita juga… ada kalanya merasa apa yang kita lakukan, apa yang kita persembahkan, apa yang kita minta, apa yang kita usahakan… seolah tidak diindahkan Tuhan. Di sisi lain apa yang orang lain perbuat diindahkan-Nya.
Kita mungkin menjadi merasa kecil hati, kecewa, dan marah.

Tentu Tuhan memiliki kedaulatan penuh, dan bagi kita semestinya berkesempatan untuk cek dan periksa diri. Jangan sampai kita bertindak seperti Kain… marah dan bertindak salah.

Mari kita senantiasa mempersembahkan apa yang terbaik dari diri dan hidup kita bagi Tuhan sebagai ibadah kita yang indah di hadapan-Nya.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Gordon Johnson from Pixabay

Comments

comments