Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Percaya

Viewed : 412 views

Matius 27:50
Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Markus 15:37
Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.

Lukas 23:46
Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

Yohanes 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

1 Yohanes 3:16
Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Keempat Kitab Injil mencatat dengan cermat apa yang terjadi sebagai peristiwa penting untuk segenap manusia; Yesus menyerahkan nyawa-Nya.

Bahkan rasul Yohanes murid Yesus sebagai salah satu pelaku dan tokoh dalam menyaksikan langsung peristiwa tersebut mengulanginya kembali dalam suratnya.

Jadi sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak percaya akan peristiwa penyaliban Yesus, meskipun peristiwa tersebut banyak dipelintir orang sehingga ada yang menjadi ragu.

Yesus menyerahkan nyawa-Nya memiliki arti penting; bahwa Yesus dengan kasih yang dalam dan sempurna telah melakukan dan memberikan apa yang terbaik buat saya dan buat kita semua.

Tantangan rasul Yohanes adalah: apa yang kita lakukan sehubungan dengan apa yang telah dilakukan Yesus?

Sungguh berat apa yang mestinya kita lakukan dan apa yang telah dilakukan Yohanes yaitu menyerahkan nyawa untuk saudara-saudara kita. Dan memang ada yang menjadi martir.

Paling tidak atau setidak-tidaknya: mari kita sungguh percaya, jangan bimbang, dan bersyukur kepada Allah Bapa atas anugerah-Nya di dalam Kristus yang telah menyelamatkan kita dari murka-Nya.

Setelah itu, mari kita bertumbuh semakin berubah menjadi seperti Dia. Mari kita semakin mengenal Dia yang telah menyerahkan nyawa-Nya. Taat dan setialah kepada Kristus Yesus hingga akhir.

Selamat Jumat Agung.

Tuhan Yesus Kristus yang telah menyerahkan nyawa-Nya… menjaga, menyertai, dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Dom J

Comments

comments