Jemaat Mula-mula di Yerusalem

Viewed : 483 views

Kisah Para Rasul 2:46-47
Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Jemaat mula-mula di Yerusalem sungguh hidup. Mereka sehati dan bertekun di dalam iman. Mereka tulus hati dan taat.

Kehidupan mereka menarik dan disukai semua orang. Dengan kehidupan seperti itu banyak orang tertarik dan percaya kepada Kristus… bertambah jumlah orang yang diselamatkan di dalam Kristus.

Renungan bagi kita adalah:
• Apakah kehidupan kita menarik bagi orang lain?
• Apakah cara hidup kita membuat orang melihat Yesus dan mereka dibangun?
• Apakah orang belum percaya menjadi percaya dengan teladan iman kita?

Banyak orang ingin dan berusaha untuk populer dan dikenal orang banyak. Boleh-boleh saja. Namun hanya sebatas itu sajakah?
Terlalu dangkal!

Biarlah model hidup jemaat mula-mula menginspirasi kita untuk hidup memberi pengaruh baik dan positif bagi sekitar kita sehingga mereka semakin dekat menjadi orang yang diselamatkan di dalam Kristus.
Semoga!

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus memberkati. Amin

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Kampus Production

Comments

comments