Kemurahan Hati Allah

Viewed : 1,057 views

Roma 9:15-16
Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”
Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Tuhan memiliki otoritas atas kemurahan hati-Nya kepada siapa Dia mau berikan. Tidak ada pihak yang dapat menggugat dan mengatur. Tidak ada yang dapat menggagalkan.

Kita berterima kasih dan berbahagia sebab kita telah beroleh belas kasihan Allah. Kita mendapat bagian di dalam rencana agung Allah. Kita menjadi ahli waris. Kita mendapat bagian dalam kegenapan janji-janji Allah.

Sekarang, bagi kita yang telah menikmati belas kasihan Allah, mari kita memuji-muji dan mengagungkan Dia. Mari hidup taat dan berkenan di hadapan-Nya.

Meski kemuliaan Allah tidak bergantung kepada kita, namun mari berkomitmen untuk terus memuliakan dan meninggikan Dia dalam hati kita… dalam perbuatan kita.

🎷🎻🎼🎺🎧🎀🎸πŸͺ•

Aku mengasihi Engkau Tuhan
Dalam seluruh hidupku
Aku mengasihi Engkau Tuhan
Dalam segenap hidupku
Kurenungkan firman-Mu siang dan malam
Kupegang perintah-Mu dan kulakukan
Engkau tahu ya Tuhan tujuan hidupku
Hanyalah untuk menyenangkan hati-Mu

🎷🎻🎼🎺🎧🎀🎸πŸͺ•

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahΓΊn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by cottonbro studio

Comments

comments