Perhatikan dan Penuhi Kebutuhan Jiwa dan Rohani Kita!

Viewed : 540 views

Mazmur 119:160
Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya

Salah satu kebutuhan utama agar tubuh kita sehat dan kuat adalah makanan sehat bergizi. Sebab itu kita wajib teratur makan setiap hari.

Orang yang tidak baik pola makannya, akan terasa dan terlihat kurang sehat.

Karena itu kita berharap agar memiliki nafsu makan yang baik, normal, dan wajar supaya ada selalu keinginan untuk menikmati makanan sehat sebagai pasokan energi ke dalam tubuh ini.

Senada dengan makanan jasmani, janganlah lupa pasokan energi bagi jiwa dan rohani kita yaitu firman Tuhan.

Sayang sekali rasanya jika hanya tubuh jasmani saja sehat, tapi rohani kita tidak dipenuhi kebutuhannya.

Seharusnyalah gizi firman Tuhan terpenuhi dalam diri kita agar kita kuat. Iman kita tetap bertumbuh dan kokoh. Relasi kita dengan Tuhan indah adanya.

Firman Tuhan adalah kebenaran mutlak bagi kita. Kebenaran firman-Nya menuntun hidup kita.

Tubuh jasmani yang akan binasa inipun kita rawat baik-baik, apalagi jiwa dan roh kita yang akan kekal selamanya… patutkah kita lupakan kebutuhannya? Rawatlah dengan firman Tuhan!

Sahabat…
Sayangilah jiwa kita! Perhatikan dan penuhi kebutuhan jiwa dan rohani kita!

Sebagaimana semestinya kita teratur sarapan pagi untuk kesehatan tubuh jasmani, marilah setiap pagi kita menikmati firman Tuhan demi kesehatan jiwa dan rohani kita.
J A N G A N A B A I !
J A N G A N L U P A !

Selamat menikmati sarapan pagi.
Selamat menikmati firman Tuhan.
Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Luis Quintero

Comments

comments