Ia Telah Merendahkan Diri-Nya Bagi Kita

Viewed : 480 views

2 Korintus 8:9
Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Menyenangkan dan itulah yang diharapkan banyak orang yaitu jika seseorang yang miskin menjadi kaya… seorang bawahan diangkat menjadi pemimpin… orang melarat manjadi hartawan. Semua orang mau dan bersedia! Tetapi sebaliknya orang tidak rela dan menghindari… bila dari kaya menjadi miskin… dari hartawan menjadi tidak punya apa-apa.

Namun Allah… Dia rela meninggalkan kebesaran-Nya. Dia mengosongkan diri-Nya menjadi manusia yang tidak berdaya, lemah dan miskin.

Filipi 2:5-8
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Dia rela lahir menjadi manusia di kandang yang hina, seolah tidak ada tempat yang layak bagi-Nya, padahal Dia memiliki segala-galanya, bahkan dia yang mencipta.

Semua itu Dia lakukan agar kita tidak binasa karena dosa, melainkan beroleh keselamatan yang kekal oleh anugerah dan pengampunan-Nya. Itulah arti kedatangan-Nya.

Dengan demikian apa yang semestinya kita lakukan?

Yang harus kita lakukan adalah bersyukur, taat dan hidup setia dalam panggilan-Nya.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senaniasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jeswin Thomas

Comments

comments