Merendahkan Diri

Viewed : 3,231 views

RENUNGAN
Efesus 5:21
dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.

Satu hal yang sering amat sulit dilakukan dan menjadi pergumulan adalah merendahkan diri… merendahkan hati.
Ini sungguh perjuangan berat.

Betapa kitapun mengerti dan meyakini bahwa rendah hati itu adalah kehendak Tuhan bagi kita. Kita ingin memenuhi hal itu. Tetapi sering gagal juga. Atau sering tidak tulus dalam merendahkan hati.

Sering kegagalan dalam merendahkan hati oleh karena kita merasa bahwa itu adalah lebih merupakan keinginan sebagai label apa kata orang tentang kita.

Kita tidak suka dijuluki orang dengan sebutan tinggi hati. Oleh sebab itu kitapun berupaya agar kita beroleh label rendah hati dengan berbagai cara. Namun kita sering gagal. Akibatnya kita merasa tidak nyaman dalam posisi berpikir seperti ini.

Oleh karena itu mari kita merubah pola pikir kita tentang prinsip rendah hati tersebut. Rendah hati akan terjadi dan tulus jika kita takut dan hormat kepada Yesus.

Di dalam takut akan Kristus akan dibangun sikap rendah hati dalam hidup seseorang… dan itu memang harus dilakukan di antara kita sebagaimana Rasul Paulus katakan, “… rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain”

Kerendahan hati seseorang tidak dapat dinilai dari tampilan luar saja. Tampilan itu sering sesaat saja dan tidak utuh. Tampilan sering sebagai kesan saja dan bukan isi sesungguhnya.

Tuhan yang dapat menilai kedalaman hati kita seperti apa. Oleh karena itu takut dan hormat kepada Tuhan yang akan sanggup memurnikan hati kita untuk dapat rendah hati seperti apa yang Dia mau.

Rendah hati itu bukanlah suatu keinginan untuk dinilai orang, bukan perlombaan untuk menaikkan martabat kita. Akan tetapi kerendahan hati merupakan suatu kerinduan kita bagaimana agar Kristus dengan karya-Nya nyata dalam diri kita.

Kerendahan hati membuat kita ingin dan rindu bagaimana agar kita semakin kecil dan DIA SEMAKIN BESAR di dalam kita… dan ini merupakan suatu proses yang harus dan terus berlangsung dalam diri orang percaya.

Yohanes 3:30
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Ingat akan cuplikan lagu Sekolah Minggu:
Dia harus makin bertambah
Ku harus makin berkurang
Nama Yesus saja disembah
Ku di tempat paling belakang
… … … … … …
… … … … … …

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan Dia menolong kita untuk mampu merendahkan hati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments